Sinkronisasi Anggaran Pemda dan Dandes Jadi Kunci Keberhasilan Pertanian Halbar

More articles

LOLODA TENGAH– Bupati Halmahera Barat (Halbar) James Uang bersama Ketua PKK dan jajaran lakukan panen Tomat bersama di Desa Nolu Kec. Loloda Tengah (Loteng) kemarin (9/9). Dalam kunjungan ini rombongan mendapat antusias yang besar dari warga, dengan disambut tarian Cakalele dan Hia-Hia sejak turun dari perahu sampai  di lokasi kegiatan.

Dalam sambutannya Bupati memberikan apresiasi yang tinggi kepada kelompok tani dan pemerintah Desa Nolu  yang turut membantu pemerintah kabupaten dalam menyediakan pangan mandiri yang segar dan bergizi untuk masyarakat. Serta, warga yang mau berinovasi di bidang pertanian meskipun di daerah  yang masih serba berkekurangan dari segi infrastruktur.

“Kalau bisa jangan berhenti, harus konsisten dan terus berinovasi untuk lakukan usaha tani agar Loloda Tengah tidak perlu bergantung dari daerah lain. Apalagi jika kondisi cuaca buruk akan menaikkan harga pangan” ungkapnya.

Bupati juga berjanji di masa kepemimpinanya ini akan berupaya mewujudkan visi misinya dengan pembangunan yang merata di kesepupuluh kecamatan. “Salah satu fokusnya yakni menyediakan infrastruktur jalan dari Ibu ke Loloda” tambahnya.

Sementara itu Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Hendrik Sarapung mengungkapkan kegiatan usaha tani ini merupakan sinkronisasi program antara Dinas Pertanian dan Pemerintah Desa. Dimana Dinas memfasilitasi dan melakukan pendampingan lewat Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan Desa pendanaan lewat 20% alokasi dana desa yang ditujukan untuk ketahanan pangan. “Sehingga kedepan peran PPL sangat dibutuhkan dalam mensukseskan budidaya pertanian. Karena meskipun anggaran tersedia tapi tidak ditunjang dengan SDM akan sia-sia” jelasnya.

Kadis juga menambahkan sinkronisasi program seperti ini menjadi prioritas program kedepan untuk mewujudkan salah satu dari 7 program Bupati yakni menjadikan Halbar Sejahtera melalui bidang pertanian. Dimana Halbar akan mengambil peran sebagai pemasok  produk Hortikultura di Maluku Utara yang permintaannya kian meningkat khususnya di daerah tambang. “Sehingga kedepan jika ini berjalan baik. Pasokan dari Kota Manado akan dibatasi agar supaya hasil Petani di Halbar akan terakomodir semua. Sehingga masyarakat dan petani akan semakin sejahtera” tutupnya.

Sementara itu, Anggota DPRD  Halbar  Roni Giop yang juga ikut dalam rombongan menambahkan akan berkolaborasi dengan pemerintah untuk mengawasi dan  menopang pembangunan pertanian yang ada di Loloda dan Loteng. “Nantinya akan dibantu juga lewat dana aspirasi” janji pria yang menjabat Sekretaris Komisi II tersebut.

Nando Penyuluh Pertanian Sukarela di Desa Nolu juga bersyukur bahwa hasil kerja kerasnya diapresiasi Bupati dengan datang langsung melakukan panen bersama. “Sungguh, tidak menyangka bahwa kegiatan kami diapresiasi oleh orang nomor 1 satu di Halbar. Bahkan rela jauh-jauh ke Loteng” ungkap pria yang hanya berijazah SMA ini.

Dalam kegiatan ini juga Bupati bersama rombongan memberikan bantuan alat pertanian Hand Sprayer kepada pengurus Kelompok Tani Tunas Baru dan Worimoi yang ada di desa Nolu.

LOLODA TENGAH— Bupati Halmahera Barat (Halbar) James Uang bersama Ketua PKK dan jajaran lakukan panen Tomat bersama di Desa Nolu Kec. Loloda Tengah (Loteng) kemarin (9/9). Dalam kunjungan ini rombongan mendapat antusias yang besar dari warga, dengan disambut tarian Cakalele dan Hia-Hia sejak turun dari perahu sampai  di lokasi kegiatan.

Dalam sambutannya Bupati memberikan apresiasi yang tinggi kepada kelompok tani dan pemerintah Desa Nolu  yang turut membantu pemerintah kabupaten dalam menyediakan pangan mandiri yang segar dan bergizi untuk masyarakat. Serta, warga yang mau berinovasi di bidang pertanian meskipun di daerah  yang masih serba berkekurangan dari segi infrastruktur.

“Kalau bisa jangan berhenti, harus konsisten dan terus berinovasi untuk lakukan usaha tani agar Loloda Tengah tidak perlu bergantung dari daerah lain. Apalagi jika kondisi cuaca buruk akan menaikkan harga pangan” ungkapnya.

Bupati juga berjanji di masa kepemimpinanya ini akan berupaya mewujudkan visi misinya dengan pembangunan yang merata di kesepupuluh kecamatan. “Salah satu fokusnya yakni menyediakan infrastruktur jalan dari Ibu ke Loloda” tambahnya.

Sementara itu Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Hendrik Sarapung mengungkapkan kegiatan usaha tani ini merupakan sinkronisasi program antara Dinas Pertanian dan Pemerintah Desa. Dimana Dinas memfasilitasi dan melakukan pendampingan lewat Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan Desa pendanaan lewat 20% alokasi dana desa yang ditujukan untuk ketahanan pangan. “Sehingga kedepan peran PPL sangat dibutuhkan dalam mensukseskan budidaya pertanian. Karena meskipun anggaran tersedia tapi tidak ditunjang dengan SDM akan sia-sia” jelasnya.

Kadis juga menambahkan sinkronisasi program seperti ini menjadi prioritas program kedepan untuk mewujudkan salah satu dari 7 program Bupati yakni menjadikan Halbar Sejahtera melalui bidang pertanian. Dimana Halbar akan mengambil peran sebagai pemasok  produk Hortikultura di Maluku Utara yang permintaannya kian meningkat khususnya di daerah tambang. “Sehingga kedepan jika ini berjalan baik. Pasokan dari Kota Manado akan dibatasi agar supaya hasil Petani di Halbar akan terakomodir semua. Sehingga masyarakat dan petani akan semakin sejahtera” tutupnya.

Sementara itu, Anggota DPRD  Halbar  Roni Giop yang juga ikut dalam rombongan menambahkan akan berkolaborasi dengan pemerintah untuk mengawasi dan  menopang pembangunan pertanian yang ada di Loloda dan Loteng. “Nantinya akan dibantu juga lewat dana aspirasi” janji pria yang menjabat Sekretaris Komisi II tersebut.

Nando Penyuluh Pertanian Sukarela di Desa Nolu juga bersyukur bahwa hasil kerja kerasnya diapresiasi Bupati dengan datang langsung melakukan panen bersama. “Sungguh, tidak menyangka bahwa kegiatan kami diapresiasi oleh orang nomor 1 satu di Halbar. Bahkan rela jauh-jauh ke Loteng” ungkap pria yang hanya berijazah SMA ini.

Dalam kegiatan ini juga Bupati bersama rombongan memberikan bantuan alat pertanian Hand Sprayer kepada pengurus Kelompok Tani Tunas Baru dan Worimoi yang ada di desa Nolu.

spot_imgspot_img
spot_imgspot_img
spot_img
spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest